Minggu, 03 Maret 2024|Jakarta, Indonesia

Siapa Yang Masih Mampu Bertahan Dalam 10 Tahun Kedepan

Anab Afifi

Selasa, 17 November 2020 - 17:15 WIB

Anab Afifi, CEO Bostonprice Asia
Anab Afifi, CEO Bostonprice Asia
A A A

Thepresidentpost.id - Banyak bisnis akan mati dalam 10 tahun ke depan. Hal ini karena tidak mampu menyesuaikan perubahan untuk mangakomodasi teknologi.

Demikian  John Chambers, seorang eksekutif bisnis dari Cisco.

Tidak sedikit yang bilang: "waktu 10 tahun itu masih lama".

Itu berarti tahun 2030. Di masa itu, kata Chambers, 40% bisnis akan mati.

Namun, bila Anda merenungkan pencapaian bisnis Anda hari ini, ternyata itu berkat perjuangan dan kerja keras puluhan tahun. Dengan pola pikir membalik waktu seperti ini, Anda tiba - tiba sadar: "waktu 10 tahun seperti sekejap saja". Seperti kemarin sore.

Padahal, kesuksesan itu baru beberapa tahun saja dinikmatinya. Lantas Covid - 19 datang. Resesi menjelang.

Padahal, ini baru permulaan. Sekolah - sekolah dan kampus sudah tutup. Toko dan mal sepi. Penutupan usaha terjadi di mana - mana. Pemutusan karyawan tak terhindarkan.

Bangunan - bangunan ruko yang berderet - deret itu, kosong penuh plang iklan dijual. Gedung - gedung pencakar langit mendadak jadi sarang hantu.

Tapi, di sisi lain muncul sekelompok orang yang mendadak jadi orang kaya baru (OKB). Itu karena penguasaan platform teknologi baru.

Ada sebuah bisnis jasa mengelola rapat online yang luar biasa larisnya. Jagaters, namanya.

Banyak lahir para sultan: sebutan OKB dari berjualan online.

Ada juga  profesi penyebar isu - isu sensitif di media sosial. Mereka bekerja untuk tangan - tangan yang tidak kasat mata. Tak peduli energi negatif bangsa tersulut akibat tindakan itu.

Seiring banyaknya orang nganggur, muncul juga kesibukan baru yang masiv. Ibu rumah tangga mendadak pandai mencari uang hanya dari jempol mereka. Sebab, para suami banyak kehilangan penghasilan.

Ini persis apa yang diramalkan Bill Gates 20 tahun lalu: "Information on your finger tip". Semua akan Anda peroleh cukup dengan menjentikkan jari.

Coba tarik mundur lagi. Akhir '80 - an Tofler meramalkan suatu  keadaan tentang dunia hari ini  yang sama - sama telah kita buktikan.

Pada bulan - bulan jelang akhir tahun begini, di level korporasi para eksekutif perusahaan tidak hanya sibuk membuat evaluasi. Tetapi juga harus menyiapkan rencana bisnis.

Mereka, jamaknya, tidak hanya menyusun rencana bisnis setahun ke depan. Tetapi juga lima tahun ke depan. Disebut dengan jangka menengah.

Di kalangan BUMN, rencana bisnis itu disebut dengan RKAP. Bagi perusahaan go public, sekarang ada kewajiban menyusun Rencana Aksi Keberlanjutan Keuangan (RAKB). Ini amanat POJK No 51 tahun 2017. Intinya adalah rencana bisnis.

Lantas, apa yang harus disiapkan dalam rangka me - leverage teknologi baru agar di tahun 2030 tetap eksis.

Jikalau pun tidak percaya ramalan Chambers, setidaknya siapkan saja kematian bisnis Anda yang husnul khotimah.

Komentar

Berita Lainnya

Business 28/02/2024 13:01 WIB

Carsurin and NBRI Strengthen Strategic Alliance to Propel Indonesia’s EV Industry

PT Carsurin Tbk ("Carsurin") and the National Battery Research Institute ("NBRI") are pleased to announce the signing of a pivotal Strategic Alliance Agreement (SAA), marking a significant advancement…

National 21/02/2024 08:42 WIB

Gov’t to Continue Disbursing Rice Assistance

President Joko “Jokowi” Widodo has ensured that the Government will continue rolling out the rice assistance program for low-income families. The President made the statement when handing over rice…

Economy 21/02/2024 08:38 WIB

Bapanas Head Ensures Availability of Rice Stock Ahead of Ramadan

The National Food Agency (Bapanas) has ensured the availability of rice for the fasting month of Ramadan and Eid al-Fitr 1445 Hijri/2024 CE.

Sport 21/02/2024 08:20 WIB

Receives Chairman of Jababeka (KIJA), Menpora Dito Ready to Support the Development of Sports SEZs

Chairman of PT Jababeka Tbk (KIJA), Setyono Djuandi Darmono met the Minister of Youth and Sports of the Republic of Indonesia (Menpora RI) Dito Ariotedjo at the Kemenpora RI Office, Senayan, Jakarta,…

Business 21/02/2024 08:16 WIB

Jababeka (KIJA) Targets Marketing Sales of IDR 2.5 Trillion in 2024

PT Jababeka Tbk (KIJA) is targeting pre-sales revenue or marketing sales of IDR 2.5 trillion in 2024. According to the information disclosure of the Indonesia Stock Exchange on Tuesday (13/2), IDR 1,150…